Raudhah, Taman Surga Dunia di Masjid Nabawi
raudhah

Raudhah merupakan salah satu ruangan yang ada di Masjid Nabawi, Raudhah lebih terkenal dengan taman surganya dunia. ruangan aman surga ini berada di antara kamar Rosulullah SAW dengan mimbarnya.

Luasnya sekitar kurang lebih 144 meter persegi, tentunya banyak dari jamaah yang tidak ingin melewatkan bagaimana ruangan raudhah ini, sehingga banyak sekali jamaah yang berbondong-dondong menuju tempat ini.

Ditambah lagi, tempat ini merupakan salah satu tempat yang mustajab untuk berdoa, jadi banyak jamaah yang juga melaksanakan ibadhah shalat sunnah dan berdoa langsung di tempat ini.

Namun karena tempatnya yang tidak terlalu luas para jamaah harus bersabar untuk mengantri untuk bisa masuk ke ruangan istimewa ini. Raudhah sendiri memiliki beberapa ruangan yang dikenal dengan kemustajabannya dalam terkabulnya doa.

Raudhah, Taman Surga Dunia

Mehrab Nabi Muhammad SAW

Suasana di ruangan ini selalu padat dan ramai oleh para jamaah, apalagi jika tiba waktu puncak, tempat ini akan sangat padat oleh orang-orang muslim yang senantiasa berlomba-lomba dalam kebaikan.

Tiang Aisyah

Tempat mustajab untuk berdoa berikutnya adalah tiang aisyah, rosulullah saw bersabda bahwa “Di dalam masjidku terdapat satu tiang jikalau manusia tahu kelebihannya niscaya mereka akan mengadakan ndian untuk shalat disitu.”

Dan setelah Rosulullah wafat, para sahabat pun menanyakan mengenai tiang tersebut. Namun Aisyah enggan memberitahukan kedudukan tiang tersebut, namun pada suatu waktu aisyah terlihat membisikkan sesuatu kepada anak saudaranya yakni Urwah Ibnu Zubair.

Dan konon katanya setelah waktu itu Ibnu Zubair menjadi sering melakukan shalat di salah satu tiang raudhah tersebut. Dan tiang itu kini tertulis Usthuwanah Aisyah.

Tiang taubat

Ini merupakan salah satu tiang yang merupakan tempat sahabat abu lubabah al-anshari untuk mengikatkan dirinya selama beberapa waktu, hingga berkata, “Demi Allah saya tidak akan melepaskan ikatan ini hingga Allah mengampuniku dan Rosulullah melepaskanku.”

Dan akhirnya Allah pun menurunkan ayat pengampunan untuk Abu Lubabah pada Rosulullah ketika beliau berada di rumah isterinya yakni ummu salamah ra. Selanjutnya ummu salamah pun memberi izin kepada Rosulullah untuk mengumumkan informasi membahagiakan tersebut.

Dan setelah informasi tersebut dikatakan orang-orang di sekitarnya berlomba-lomba untuk melepaskannya, namun dia melarangnya, karena dia hanya menunggu Rosulullah sendiri yang melepaskannya.

Dan seusai shalat subuh Rosul pun melepaskan ikatan tersebut. Ini merupakan salah satu tempat kesukaan Rosul untukmenunaikan ibadah sunnah, dan itikaf sambil bersandar kepadanya.

Mimbar Nabi Muhammad SAW

Mimbar nabi termasuk sempadan raudhah yang ditandai dengan tiang berwarna putih dengan karpet yang berwarna putih kehijau-hijauan. Dan di bagian belakang mimbar terdapat pangkin yang biasanya digunakan oleh mua’dzin untuk melantunkan adzan.

Di pankin tersebut para ahli tempatnya para ahli suffah yang meriwayatkan hadist dari Nabi Muhammad SAW. Contohnya, Abu Hurairah ra, Abu Zarrin Al-ghafiri, dan ahli suffah yang lainnya.

Itulah beberapa alasan kenapa isi ruangan disetiap raudhah selalu dipenuhi dengan para jamaah yang selalu berlomba-lomba untuk berdoa dan melakukan berbagai aktivitas ibadah untuk mendapatkan pahala yang berkali-kali lipat.

Untuk itu, anda jangan lupa jika sudah berkesempatan berziarah ke rumah Allah yang suci tersebut usahakan untuk berada di tempat-tempat tersebut. Ditambah lagi Raudhah merupakan taman surga dunia yang merupakan tempat mustajab untuk melakukan doa. Jadi, jangan lupa untuk meminta apa yang kalian inginkan ketika berada di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi.

Comments

Tinggalkan Balasan