Adakah Dalil Doa Pergi Haji Atau Umroh?
doa pergi haji atau umroh

Adakah dalil doa pergi haji atau umroh?

Dalam hal ini kita harus melihat atau merujuk kepada dalil yang ada. Pergi melaksanakan ibadah haji atau umroh sama halnya dengan melakukan safar pada umumnya. Sehingga yang lebih tepat membaca doa pergi haji atau umroh adalah membaca do’a safar.

Doa Pergi Haji Atau Umroh

Do’a Untuk Orang Yang Ditinggalkan

Berikut adalah do’a yang ditujukan untuk orang yang akan ditinggalkan ibadah haji atau umroh

أَسْتَوْدِعُكَ اللَّهَ الَّذِى لاَ تَضِيعُ وَدَائِعُهُ

Astawdi’ukallaha alladzi laa tadhi’u wa daa-i’uhu

Artinya: “Aku menitipkan kalian pada Allah yang tidak mungkin menyia-nyiakan titipannya.”

Dari Abu Hurairah, ia berkata bahwa Nabi Muhammad SAW pergi meninggalkanku dan beliau mengucapkan, “Astawdi’ukallaha alladzi laa tadhi’u wa daa-i’uhu (Aku menitipkan kalian pada Allah yang tidak mungkin menyia-nyiakan titipannya)” (HR. Ibnu Majah no. 2825 dan Ahmad 2: 358. Al Hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa hadits ini shahih).

Do’a Untuk Jamaah Haji Atau Umroh

Berikut adalah do’a yang ditujukan untuk orang yang akan pergi haji atau umroh.

أَسْتَوْدِعُ اللَّهَ دِينَكَ وَأَمَانَتَكَ وَخَوَاتِيمَ عَمَلِكَ

Artinya: “Aku menitipkan agamamu, amanahmu dan perbuatan terakhirmu kepada Allah”

Jika yang pergi haji atau umroh seorang perempuan maka doa bagi orang yang ditinggalkan adalah sebagai berikut:

أَسْتَوْدِعُ اللَّهَ دِينَكِ وَأَمَانَتَكِ وَخَوَاتِيمَ عَمَلِكِ

Artinya: “Aku menitipkan agamamu, amanahmu dan perbuatan terakhirmu kepada Allah”

Apabila yang pergi haji atau umroh lebih dari satu jamaah, maka orang yang ditinggalkan dapat berdo’a sebagai berikut:

أَسْتَوْدِعُ اللَّهَ دِينَكُمْ وَأَمَانَتَكُمْ وَخَوَاتِيمَ أَعْمَالِكُمْ

Artinya: “Aku menitipkan agama kalian, amanah kalian dan perbuatan terakhir kalian kepada Allah”

Sesungguhnya Ibnu ‘Umar pernah mengatakan pada seseorang yang hendak bersafar, “Mendekatlah padaku, aku akan menitipkan engkau sebagaimana Nabi Muhammad SAW menitipkan kami, lalu beliau berkata: “Astawdi’ullaha diinaka, wa  amaanataka, wa khowaatiima ‘amalik (Aku menitipkan agamamu, amanahmu, dan perbuatan terakhirmu kepada Allah)”.(HR. Tirmidzi no. 3443 dan Ahmad 2: 7. Tirmidzi mengatakan bahwa hadits ini hasan shahih. Al Hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa sanad hadits ini hasan. Sedangkan Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih).

Selain itu doa pergi haji atau umroh lainnya yaitu doa – doa yang biasa kita bacakan setiap hari, sperti halnya doa keluar rumah, do’a naik kendaraan, do’a tiba di tempat tujuan dan doa – doa sehari – hari kita yang lainnya: Berikut sebagian bacaan doa sehari – hari yang kira gunakan untuk doa pergi haji atau umroh.

Berdo’a Pada Saat Keluar Rumah

بِسْم اللَّهِ توكَّلْتُ عَلَى اللَّهِ ، ولا حوْلَ ولا قُوةَ إلاَّ بِاللَّهِ

“Dengan menyebut nama Allah Aku bertawakkal kepada-Nya . Tiada daya dan kekuatan melainkan hanya berasal dari Allah.” (HR. At-Tirmidzi, no. 3426)

Do’a Naik Kendaraan

Ketika naik kendaraan seperti motor, mobil, kereta, kapal laut, pesawat dll, bacalah do’a ini:

بِسْمِ اللهِ، الْحَمْدُ لِلَّهِ {سُبْحَانَ الَّذِيْ سَخَّرَ لَنَا هَذَا وَمَا كُنَّا لَهُ مُقْرِنِيْنَ. وَإِنَّا إِلَى رَبِّنَا لَمُنْقَلِبُوْنَ} الْحَمْدُ لِلَّهِ، الْحَمْدُ لِلَّهِ، الْحَمْدُ لِلَّهِ، اللهُ أَكْبَرُ، اللهُ أَكْبَرُ، اللهُ أَكْبَرُ، سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ إِنِّيْ ظَلَمْتُ نَفْسِيْ فَاغْفِرْ لِيْ، فَإِنَّهُ لاَ يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ إِلاَّ أَنْتَ

“Dengan nama Allah, segala puji bagi Allah, Mahasuci Tuhan yang menundukkan kendaraan ini untuk kami, padahal kami sebelumnya tidak mampu menguasainya. Dan sesungguhnya kami akan kembali kepada Tuhan kami (di hari Kiamat). Segala puji bagi Allah (3x), Mahasuci Engkau ya Allah, sesungguhnya aku menganiaya diriku, maka ampunilah aku. Sesungguhnya tidak ada yang mengampuni dosa-dosa kecuali Engkau.”  (HR. Abu Dawud dan At-Tirmidzi; lihat Shahih Tirmidzi, 3:156)

Do’a Saat Tiba Di Tempat Tujuan

 أَللَّـهُمَّ إِنِّى أَسْأَلُكَ خَيْرَهاَ وَخَيْرَ أَهْلِهاَ وَخَيْرَ ماَفِيْهاَ وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّهاَ وَشَرِّ أَهْلِهاَ وَشَرِّ ماَفِيْهاَ

Artinya: “Ya Allah, saya mohon pada-Mu kebaikan negeri ini dan kebaikan penduduknya serta kebaikan yang ada di dalamnya. Dan saya berlindung pada-Mu dari kejahatan negeri ini dan kejahatan penduduknya serta kejahatan yang ada di dalamnya.”

Niat Haji (Untuk Jamaah Haji)

لَبَّيْكَ اللَّـهُمَّ حَجاًّ

Artinya: “Kupenuhi Panggilan-Mu ya Allah untuk Haji”

Atau

نَوَيْتُ الحَجَّ وَأَحْرَمْتُ بِهِ ِللهِ تَعاَلىَ

Artinya: Aku niat haji dengan ber-Ihram karena Alloh

Niat Umroh (Untuk Jamaah Umroh)

لَبَّيْكَ اللَّـهُمَّ عُمْرَةً

Artinya: Aku sambut panggilan-Mu ya Allah untuk ber-umrahArtinya

Atau

نَوَيْتُ العُمْرَةَ وَأَحْرَمْتُ بِهاَ ِللهِ تَعاَلىَ

Artinya: Aku niat Umroh dengan ber-Ihram karena Alloh

Bacaan Talbiyah

لَبَّيْكَ اللَّـهُمَّ لَبَّيْكَ , لَبَّيْكَ لاَشَرِيْكَ لَكَ لَبَّيْكَ , إنَّ الحَمْدَ وَالنِّعْمَةَ لَكَ وَالمُلْكَ لاَشَرِيْكَ لَك

Artinya: “Aku datang memenuhi panggilan-Mu ya Allah, Aku datang memenuhi panggilan-Mu, Aku datang memenuhi panggilan-Mu, tidak ada sekutu bagi-Mu, Aku datang memenuhi panggilan-Mu, sesungguhnya segala puji, ni’mat dan segenap kekuasaan adalah milikmu, tidak ada sekutu bagi-Mu.”

Do’a Memasuki Kota Mekkah

أَللَّـهُمَّ هَذاَ حَرَمُك وَأَمْنُكَ فَحَرِّمْ لَحْمِى وَدَمِى وَشَعْرِى وَبَشَرِى عَلَى النَّارِ وَآمِنِى مِنْ عَذاَبِكَ يَوْمَ تَبْعَثُ عِباَدَكَ وَاجْعَلْنِى مِنْ اَوْلِياَءِكَ وَأَهْلِ طاَعَتِكَ

Ya Allah kota ini adalah tanah Haram-Mu dan tempat yang aman, maka hindarkanlah daging, darah, rambut, bulu dan kulitku dari neraka. Amankanlah aku dari siksaMu pada hari Engkau membangkitkan aku ke dalam golongan auliaMu dan ahli ta’at pada Mu.

Do’a masuk Masjidil Haram

أَللَّـهُمَّ أَنْتَ السَّلاَمُ وَمِنْكَ السَّلاَمُ فَحَيِّناَ رَبَّناَ بِالسَّلاَمِ وَأَذْخِلْناَ الجَنَّةَ داَرَ السَّلاَمِ تَباَرَكْتَ رَبَّناَ وَتَعَلَيْتَ ياَ ذاَ الجَلاَلِ وَالإِكْراَمِ , أَللَّـهُمَّ افْتَحْ لىِ أَبْوَابَ رَحْمَتِكَ , بِسْمِ اللهِ وَالحَمْدُ ِللهِ وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى رَسُوْلِ اللهِ

Artinya: Ya Allah Engkau sumber keselamatan, dan daripadaMu lah datangnya keselamatan itu semua. Maka sambutlah kami wahai tuhan dengan selamat sejahtera dan masukanlah kami ke dalam surga negeriMu yang bahagia, Maha Pemberi berkat dan Maha Tinggilah Engkau wahai Tuhan yang punya keagungan dan kehormatan. Ya Allah bukakanlah untukku pintu rahmat dan ampunan, masukanlah aku ke dalam ampunanMu. Dengan nama Allah dan segala puji bagi Allah salawat dan salam untuk Rasulullah.

Do’a ketika melihat Ka’bah

أَللَّـهُمَّ زِدْ هَذاَ البَيْتَ تَشْرِيْفاً وَتَعْظِيْماً وَتَكْرِيْماً وَمَهاَبَةً , وَزِدْ مَنْ شَرَّفَهُ وَكَرَّمَهُ مِمَّنْ حَجَّهُ أَوِاعْتَمَرَهُ تَشْرِيفاً وَتَعْظِيْماً وَتَكْرِيْماً وَبِرًّا .

Artinya: Ya Allah, tambahkan lah kemuliaan, kehormatan, keagungan dan kehebatan pada Baitullah ini dan tambahkanlah pula pada orang-orang yang memuliakan, menghormati dan mengagungkannya diantara mereka yang berhaji atau yang berumroh padanya dengan kemuliaan, kehormatan, kebesaran dan kebaikan.

Do’a ketika melintasi Maqam Ibrahim

رَبِّ أَدْخِلْنِى مُدْخَلَ صِدْقٍ وَأَخْرِجْنِى مُخْرَجَ صِدْقٍ وَاجْعَلْ لىِ مِنْ لَدُنْكَ سُلْطاَناً نَصِيْراً , وَقُلْ جَآءَ الحَقُّ وَزَهَقَ الباَطِلُ إِنَّ الباَطِلَ كاَنَ زَهُوْقاً.

Artinya: “Ya Tuhanku, masukkanlah aku secara masuk yang benar dan keluarkanlah (pula) aku secara keluar yang benar dan berikanlah kepadaku dari sisi-Mu kekuasaan yang menolong. Dan katakanlah (wahai Muhammad) yang benar telah dating dan yang batil telah lenyap. Sesungguhnya yang batil itu adalah sesuatu yang pasti lenyap.”

Comments

Tinggalkan Balasan