Cara Memakai Kain Ihram Yang Benar

cara memakai kain ihram

Cara Memakai Kain Ihram sebenarnya akan dijelaskan kepada calon jamaah ketika pelaksanaan manasik.

Namun tidak ada salahnya apabila kami jelaskan juga pada artikel ini agar Sahabat Khalifa lebih memahamim bagaimana cara memakai kain ihram yang benar.

Kain Ihram itu sendiri merupakan kain yang digunakan sebagai pakaian ihram yang disunahkan dengan warna putih. Mengenakan ihram menandai dimulainya ibadah haji atau umrah sejak dari miqatnya. Berikut ini adalah pakaian ihram untuk haji atau umroh berikut dengan cara memakai kain ihram.

Kain Ihram Untuk Wanita

Sebelum mengenakan ihram, disunahkan untuk mandi dan berwudhu. Berniat memakai ihram untuk ibadah haji/umrah lalu memakai ihram. Kain ihram atau pakaian ihram untuk wanita adalah mukena. Cara memakai kain ihram bagi wanita sangatlah mudah. Seperti halnya memakai mukena untuk sholat yang menutupi seluruh auratnya kecuali wajah dan telapak tangan.

Kain Ihram Untuk Pria

Sebelum memakai kain ihram dusunahkan untuk mandi dan berwudhu terlebih dahulu. Dibutuhkan 2 potong kain ihram yang tidak berjahit. Satu potong digunakan untuk bagian bawah sperti sarung dan satu potong lagi dijadikan selendang untuk menutupi tubuh bagian atas.

Contohnya adalah sebagai berikut:

cara memakai kain Ihram

Cara Memakai Kain Ihram Untuk Pria

Perhatian

  • Jemaah laki-laki tidak diperkenankan memakai celana, pakaian dalam, baju, penutup kepala, serta alas kaki yang menutupi mata kaki.
  • Bagian bawah kain ihram harus lebih tebal dan panjang dari bagian atasnya. Jika kain terlalu panjang di bagian atas, kita akan kesulitan ketika salat.

Cara memakai kain ihram

  1. Pilihlah satu helai kain yang lebih panjang dan tebal untuk dipakai di bagian bawah badan. Bentangkan posisi kedua kaki, lalu sarungkan kain ke badan. Tangan kanan di bentangkan sambil menggenggam dua ujung kain ihram yang disatukan, dengkan tangan kiri diletakan dibawah ketiak untuk menahan lipatan,
  2. Ujung kain ihram yang di satukan ditarik ke arah kiri, sedangkan tangan kanan menahan lipatan dibawah ketiak,
  3. Ujung kain ihram yang disatukan dilipat kedalam seperti hal nya memakai sarung untuk shalat, sehingga tidak kelihatan dari depan dan nampak rapi. Kemudian kenakan sabuk khusus haji agar membentuk ikatan yang kuat,
  4. Ambil kain ihram potongan yang ke-2 dan bentangkan dengan tangan memegang ujung kain ihram tersebut. Posisi tangan kiri agak ke atas dan tangan kanan ke bawah. Seperti contoh gambar di atas.
  5. Selipkan ujung kain ihram sebelah kiri pada gulungan kain ihram di pinggang sebelah kanan.
  6. Selendangkan ujung kanannya untuk menutupi bagian atas badan, sperti contoh diatas.

Demikianlah penjelasan tantang cara memakai kain ihram untuk melaksanakan ibadah haji atau umroh. Semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi sahabat khalifa yang akan melangsungkan ibadah haji atau umrah ke tanah suci Mekah.

 

 

Comments

Tinggalkan Balasan